KEBIJAKAN PRO GENDER DALAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN DESA YANG BERPIHAK PADA PEREMPUAN DI KABUPATEN BANYUMAS

Tobirin Tobirin, Anwaruddin Anwaruddin, Hikmah Nuraini

Abstract


Artikel ini mendiskusikan tentang pembangunan desa yang berpihak pada kepentingan
perempuan. Keterlibatan dan partisipasi aktif dari perempuan menjadi kunci keberhasilan
pembangunan desa. Kontribusi perempuan untuk pengembangan lokal dan masyarakat desa adalah penting, tetapi peran perempuan pedesaan dalam pengambilan keputusan dan perencanaan pembangunan masih minim. Akibatnya kebijakan dalam pembangunan pedesaan seringkali mengabaikan kepentingan perempuan dan anak. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauhmana kebijakan pro gender mampu meningkatkan pencapaian pembangunan pedesaan yang berpihak pada perempuan dan anak. Metode penelitian adalah penelitian kualitatif dengan lokasi penelitian di Desa Sokaraja Lor dan Desa Tambaksogra. Informan dalam penelitian ini adalah kader posyandu, kepala desa dan perangkatnya, BPD, tokoh masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, stakeholder di desa mulai memberikan ruang pada perempuan dalam perencanaan, pelaksanaan pembangunan desa hal ini ditunjukkan dengan produk kebijakan yang pro terhadap perempuan. Pembangunan pedesaan yang didukung anggaran masih terbatas pada pelaksanaan rutinitas pembangunan dalam pelibatan perempuan seperti Posyandu, kesehatan keluarga, PKK dan lainnya. Pembangunan pedesaan yang berorientasi pada penguatan ekonomi perempuan, pendidikan, pembangunan ruang publik serta ketahanan keluarga masih terbatas pada pemenuhan kepentingan administratif.

Kata Kunci: desa,, kebijakan pro gender, pembangunan pedesaan,


References


Arfaoui, Khedija, &Valentine M Moghadam 2016, Violence against women and Tunisian feminism: Advocacy, policy, and politics in an Arab context Current Sociology

Monograph 2016, Vol. 64(4) 637–653 The Author(s) 2016 Reprints and permissions: sagepub.co.uk/ journals Permissions.nav DOI: 10.1177/0011392116640481 csi.sagepub.com.

Ekern, STENER (2011, 93-119) The Production of Autonomy: Leadership and Community in Mayan Guatemala. Journal of Latin American Studies43.1 (Feb 2011): 93-119.

Handaragama, Saman, Hiruni Rathnayake & Pradeep Uluwaduge, 2013, Women’s Economic Participation in Rural Development, International Journal of Education and Research, Vol. 1 No. 8 August 2013 ISSN: 2201-6333 (Print) ISSN: 2201-6740 (Online).

Jacob, Benoy; Lipton, Becky; Hagens, Victoria; Reimer, Bill, (2008) Re-thinking local autonomy: Perceptions from four rural municipalities Canadian Public Administration/Administration publique du Canada, ISSN 0008-4840, 09/2008,Volume 51, Issue 3, pp. 407 – 427.

Moleong, Lexy J. 2013. Metode Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. PT. Remaja Rosdakarya. Bandung .

Nakhal, Jana, 2015, Women as Space/Women in Space: Relocating our Bodies and Rewriting Gender in Space, Kohl: A Journal for Body and Gender Research Vol. 1, No. 1 (Summer 2015) pp 15-22

Pannilage, Upali, 2013, Role of Women in Rural Development , ISBN 978 -955-5280-20-4

Gamana (Guarantee) Ltd. No. 237/64, Polhengoda Road Colombo 5, Sri Lanka.

Patterson, Fiona M, 2009, Policy and practice implications from the lives of aging international migrant women, International Social Work 47(1): 25–37, Sage Publication, London, Thousand Oaks, CA and New Delhi DOI: 10.1177/0020872804039368

Patton, CV. & David S.W.2017. Basic Methods of Policy Analysis and Planning. USA: PrenticeHal, Inc., Englewood Cliffs,N.J.07632.

Porio (2012,7-12), Decentralisation, Power and Networked Governance Practices in Metro Manila, Space and Polity, Vol. 16, No. 1, 7–27, April 2012.

Ssonko, David K.W, 2013, Decentralisation and Development: Can Uganda Now Pass the Test of Being a Role Model? Commonwealth Journal of Local Governance Issue 13/14: November 2013 http://epress.lib.uts.edu.au/ojs/index.php/cjlg


Refbacks

  • There are currently no refbacks.